
Anakku sakit. Duuuh rasanya lemas seluruh badanku. Acha..demikian panggilan sayang buatnya..Acha mulai demam hari sabtu tanggal 21 Juni lalu. tepatnya waktu aku ikut lomba menghias cupcake MURI 2008 kemarin. Aku pikir dia hanya demam biasa saja. Tapi seharian itu dia muntah berulang kali. Aku dan hubby mulai panik. aku ingat nama obat muntah yang sering diresepkan dokter anak langgananku...gimana gak langganan..wong mulai dari ayahnya yang sudah 38 tahun dan bundanya yang mau 30 tahun itu berobat dengan dokter yang sama kook..
Hari minggu malam sampai di Lampung dan besok harinya, senin acha langsung dibawa kedokter. Kata dokter, kalau panasnya belum hilang sampai besok, harus periksa darahnya. Dan benar saja..sampai keesokan harinua, panasnya belum turun..waaakk..aku mulai panik lagi...
acha diperiksa darahnya jam 11 siang. dan dapat hasilnya jam 1 siang. Aku teliti lembaran hasil tes tersebut. Aku lihat trombositnya turun. 109.000. Kalo gak salah normalnya 140.000 (wkt aku posting ini, lembarannya udah diambil sama pihak RS). Kata dokter, harus opname...karna dikhawatirkan, trombositnya tambah turun kalau dirawat di rumah.
Acha menjerit keras sekali waktu suster mencari urat untuk dipasangi jarum infus. Aku gak tega banget. Sediiih banget. Dan yang lebih sedih waktu acha mulai ngomong
"Bunda..kalo orang mati gak disuntik lagi yaaaa.."
Aku langsung nangis hebat. Aku mulai teringat seminggu sebelum mamaku alm meninggal. Karna mamaku juga seperti itulah bicaranya...aku sediih banget. Aku takut terjadi apa apa sama Acha.
"Kok Bunda nangis ? Kenapa nda? Sudah dong Nda..jangan nangis..nanti Achanya juga ikut sedih.."
"Bunda takut kehilangan acha.." aku jawab gitu sambil nangis
"Kalo acha makan banyak, Bunda gak akan kehilangan acha yaaa."
Tambah keras tangisku...
Anakku..senakal nakalnya kamu..sebandel bandelnya kamu..kamu tetap sebelah jiwa bunda..tetap buah hati tersayang...enggak akan ada yang bisa menggantikan kamu..
Malam di rumah sakit..acha bangun tiap bentar. Sampe mataku beraaat banget mau dibuka saking capeknya...Tapi mau apa lagi. Dia mau pipis terus. karna disuruh dokter dia harus banyak minum. Dia udah dua kali diambil darahnya..diambilnya waktu dia tidur. Diujung jari tengahnya. Dan paginya di jari manisnya...
Huhuhu..anakku..gak tega bunda ngeliat Acha seperti itu...
Sekarang mulai agak cerahan sedikit. Tadi aku beliin dia Barbie yang dia minta..
Apapun naakk.demi kesembuhanmu...
I Love You, honey...
25 Juni, 2008
[Cahaya hidupku] Rasya Sakit
Label:
Cahaya hidupku
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)






4 komentar:
kak acha.. cepet sembuh ya kak. sun sayang dari adit.
buat bunda eny, yang sabar yaaa, aku bacanya juga jadi terharu hiks hiks..ngebayangin masih kecil disuntik suntik rasanya lemez yang ngeliat.
waaah cepet sembuh yaaa...
yet, sumpah gw mo nangis bacanya. cepet sembuh ya buat dek acha.
makasih ya ded..sekarang udah baikan kook...kok tumben main ke blog gue...
Poskan Komentar